Buat Pak Mentri DKP dan Pak SBY
16 Jan 2008 18 Komentar
in General Tag:coklat, dkp, karaginan, kitosan, menteri, presiden
Kalo besok pagi pak SBY ke DKP dan pak mentri DKP mempersembahkan coklat [1] sebagai konsumsi. Ketahuilah bahwa coklat pesanan [2] itu dibuat dengan susah payah, pengorbanan anak tingkat empat 5 yang sekarang sedang maem, kakinya kejengklok dan matanya kriyap-kriyip
.
[1] Coklatnya spesial, ada tambahan kitosan dan karagenan.
[2] 75 kotak x 18 biji
Chitosan part 2
01 Des 2006 27 Komentar
in Kampus, Riset Tag:kitin, kitosan
Ini merupakan kelanjutan tak disengaja dari tulisan sebelumnya. Agak panjang (3998 karakter) dari postingan saya biasanya. Semoga bermanfaat.
Kisah awalnya
Pengolahan hasil-hasil perikanan yang ramah lingkungan dan menghasilkan limbah dalam jumlah minimal adalah suatu impian di masa depan. Konsep ini sering dikenal dengan istilah Zero Waste System. Pada industri pengolahan (pembekuan) udang, bahan baku berupa udang disortasi (diseleksi) dan biasanya bagian udang yang berupa kepala dan kulit ?dibuang?. Nah, biasanya lagi, pada golongan udang dan kawan-kawan (seperti kepiting dan rajungan), kulitnya mengandung suatu senyawa yang dikenal dengan kitin. Sehingga, kemudian limbah udang tadi kemudian diproses menjadi suatu produk baru lagi yang bernama kitin.
Apa itu Kitin?
Kitin ya itu tadi, zat yang biasanya ada pada kulit udang. Secara biokimia, kitin ini termasuk golongan karbohidrat (contoh lain adalah beras, jagung dkk). Mempunyai struktur yang mirip dengan selulosa yang biasanya terdapat pada sel-sel tanaman. Kitin yang diperoleh dari berbagai sumber (udang dkk) memiliki struktur yang sama, kecuali ikatannya dengan protein dan kalsium karbonat yang merupakan dua komponen yang hanya terdapat pada kulit udang. Pada udang sendiri, kandungan kitin kulit udang dapat mencapai 40-60% berat kering tubuhnya.
Chitosan
27 Nov 2006 31 Komentar
Well, kali ini saya ingin agak becanda sedikit. Anda tahu tentang chitosan kan? Itu lho, yang beberapa waktu lalu (tepatnya sekitar triwulan pertama 2006) sempat terkenal dan kini hilang beritanya. Biasalah, namanya juga Indonesia, suatu berita bisa tertutup karena ada berita lain yang lebih hot.
Penelitian tentang chitosan ini setidaknya menurut informan saya sudah dimulai sejak abad 19. Kini? Masih dan masih berlanjut. Tentu saja penelitian yang awal-awal dulu adalah mengenai apa, siapa, bagaimana itu chitosan, selanjutnya tentang metode pembuatannya yang beraneka ragam (ada berbagai modifikasi yang bisa dilakukan), dan mungkin yang kini masih adalah tentang manfaat atau kegunaan apa saja yang bisa diambil dari chitosan.
