Tips memperbanyak Komentar di Blog secara Kuantitatif

Pak Budi Putera, di acara e-life style di metro Tv, menyatakan tentang pentingnya Konten dalam sebuah blog. Salah satu yang penting juga yang diulas adalah mengenai komentar. Kalau gak salah denger (karena saya mendengarkan siaran ulang pas malem dan sedang agak ngantuk), beliau mengatakan juga bahwa blog tanpa komentar content adalah bukan blog.

Berikutnya, Pak Tata Danamihardja, pernah mengulas juga tentang postingan dengan komentar di atas 500. (silakan klik)
Sebenarnya, seberapa pentingkah komentar di postingan itu (secara kuantitas)???

He he he, bagi yang sering melawat ke Priyadi’s Place, tentu sering menemukan bahwa postingan di blog ini mempunyai komentar yang suangat banyak🙂 . Beberapa artikel blog yang jumlah komentarnya mencapai 3 digit misalnya : Imponk – ahmadiyah, Dirgaa – nii, imponk lagi – yamisa, pak Harry sufehmi – matahari bumi dan Ini juga.

Namun, ada juga lho memberikan warning pengunjung yang akan berkomentar di blognya. Suatu peringatan yang sopan🙂 . Halo Om Ben …..

================== S K I P ======================

note : aku koq jadi gak fokus nulis dan jadi bingung sendiri……….

hi hi hi hi ……………..

================== END S K I P ================

Jadi, sebenarnya, jika anda menginginkan agar postingan anda dikomentari oleh banyak orang, ada beberapa tips yang bisa saya berikan :

1. Cara halus dan sopan : blogwalking ke blog orang lain, berkenalan, beri komentar; ikut forum atau komunitas blogger. Tebarkan pesonamu di blog mana saja🙂. Insya allah ketularan ramenya🙂

2. Cara tidak sopan : buatlah artikel (postingan) yang kira-kira mempunyai kemungkinan sangat besar untuk berbeda pendapat dengan lazimnya orang banyak. Yang kira-kira, menurut istilah bisa disebut sebagai suatu ikhtilaf. Salah satu contoh yaitu INI.
3. Cara aneh : silakan komentari sendiri artikel di blog anda dengan nama yang berbeda-beda. Dijamin bisa komentar sebanyak yang anda suka🙂 .

================================================

Tulisan yang mungkin terkait : Didats – teknik promosi blog.

39 thoughts on “Tips memperbanyak Komentar di Blog secara Kuantitatif

  1. ah masak sih, blog tanpa komentar bukan blog?
    tergantung tujuan nulis blognya untuk apa dulu…
    kalau buat saya, biar melatih diri menulis, dan mengarsipkan ide-ide yang muncul di kepala🙂 biar kelak retrieve nya lebih mudah

  2. Ya ya… komentar banyak memang bikin semangat.

    Setuju dengan om Yon’s revolta. Yang penting itu kualitas komentar. Entah ya pemilik blog lain merasa gimana, yang jelas aku gak suka komentar ‘pertama!’ dan semacamnya. Gak berguna buat masukan empunya blog. Gak-penting-banget!
    Banyaknya komentar seperti ini cuma memperbanyak ‘sampah’ di internet.

    *ngeloyor sambil siul-siul*

  3. Hmm…cara nomor 3 boleh juga..:p
    Tapi picik juga ya kalau hanya untuk ‘ketenaran’…? Saya malah selalu salut dengan caranya pak Rovicky dan mas Jay atau mas Priyadi yang memberikan informasi yang benar-benar bermanfaat dalam blognya. Selain itu, tentu saja, ‘memanfaatkan’ komunitas dengan ‘aktif’ di dalamnya. Ini yang masih sulit saya lakukan…lha, ke warnet aja cuma 3 jam dalam seminggu…:(

  4. @ Bangsari
    he he juga. Tetap semangat bro🙂

    @ -f
    iya-iya … “-)

    @ o?n
    Ap 2 u

    @ Andri
    Kan udah kucoret komentnya mjd content🙂

    @ Kukuh
    Gag usah binun

    @ Jay
    Trims atas infonya, gmailku juga punya inpitan 50 biji nih🙂

    @ ely
    monggoooo

    @ Yon’s
    yup rite

    @ Lita
    Oke Bun🙂

    @ ely
    yoihhhh

    @ superone
    tips nomor 3 bisa membantu koq

    @ hanum
    ya enggak lah🙂

    @ gaussac
    bukan melulu saya koq. warga gajah juga gitu🙂

    @ harisx
    amin …….

    @ redwar
    silahken ……

    @ giffari
    mungkin …….😀

    @ Rovicky
    Weh, tulisan bapak berat, baik yang lumpur maupun dongengnya

    @ Tata
    Bisa dipraktekkan koq Pak🙂

    @ Donny
    🙂

    @ Finkz
    halah🙂

    @ Rizka
    trims atas infonyah

    @ Bagonk
    Makasih bro

  5. Buat saya menyenangkan kalau ada orang yang ngomennya niat, didasari ketertarikan pada topik yang kita tulis, dah gitu sambil mengemukakan pendapatnya juga… Meskipun pendapatnya berlawanan. Rasanya seperti… mmm… serasa di baca oleh manusia.

    Kalau hanya PERTAMAX!!!, kadang saya malah merasa tulisan saya begitu gagalnya sampai si pertamax itu tidak bisa pahami apa yang saya tuliskan.

  6. Ping-balik: Supaya blog anda lebih ramai « w a d e h e l

  7. Setuju Mas dengan pendapat anda. Content dan Commentar itu perlu sekali. Kita butuh kritikan, masukan dan saran dari komunitas agar bisa dibaca teman-teman lain dan bermanfaat. Bagi saya, komunitas no 1. Komunitas lah yang membangun blog. Makasih atas artikel anda.

    Mas dan teman2 komunitas…mohon ijin untuk gabung. Boleh saya nempatin alamat anda di blogroll saya ? Alamat saya ada di :
    1. http://ooyi.wordpress.com
    2. http://gerdapala.blogspot.com
    Thanks

  8. Ping-balik: Ketika Agama Menjadi Sebuah Komoditas yang menarik dan tidak menarik « Catatan Harian di Kampus Biru?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s