Ganasnya Nyamuk IbuKota

Awal Cerita
Weekend kemarin pulang ke Sunter. Tiba di rumah hari Rabu (ya iyalah) sekitar jam setengah 5. Menjelang Maghrib baru ingat kalo di rumah banyak nyamuk. Waks ?. Kebetulan Budeku pergi ke Surabaya, dan aku dapet titah untuk tidur di kamar beliau. Cari-cari lotion anti nyamuk, alhamdulillah akhirnya ketemu juga di atas meja rias.

Apakah selesai sampai di situ? Oh, tidak. Kalo selesai sampai situ tentu postingan ini selesai sampai sini :-)? ? Begitu dioleskan ke badan memang untuk sementara waktu nyamuknya tidak menusuk kulitku yang lembut dan menawan ini (bukan menggigit, secara nyamuk gak punya gigi), namun hanya mengganggu telingaku dengan suara-suara dari getaran sayapnya itu. Menjelang tengah malam nyamuk-nyamuk tersebut mulai beraksi menggunakan alat tusuknya, entah karena sudah kebal terhadap lotion atau karena pengaruh lotionnya sudah berkurang. Serba salah, pakai selimut badan terasa panas (gerah), kalo gak pakai selimut badan diserang nyamuk. Akhirnya pakai juga selimut tipis yang tak lain dan tak bukan adalah selembar kain jarit.

Anda tentu sudah tahu bahwa di bumi Indonesia ini hanya ada dua jenis nyamuk, yaitu nyamuk siang dan nyamuk malam *ngasal*. Katanya kalo nyamuk yang berkeliaran pada siang hari berpotensi untuk menularkan Demam Berdarah.

Hiiiiii??.

Keseimbangan Alam
Menurut teori yang sudah kita pelajari dulu waktu belajar ilmu Biologi (pas jamanku namanya itu, mungkin pas era sebelumnya namanya ilmu hayati), bahwa ada yang namanya rantai makanan. Rantai makanan dimulai dari Produsen, Konsumen tingkat I, Konsumen tingkat II, Konsumen tingkat III dan pengurai. Menurut Pakde Odum dalam kitabnya ?Fundamentals of Ecology?, rantai makanan (RM) itu berbasiskan 2, yaitu RM rumput dan RM detritus. Apa itu? Saya juga sudah lupa. Namun secara gampangnya gini kalo RM rumput, maka RM itu dimulai dari rumput atau tanaman hijau, nanti dimakan kambing, kambing dimakan singa dan seterusnya ?(sudah tahu kan?). Sedangkan kalo RM detritus, maka RMnya dimulai dari detritus (pengurai). Tapi saya koq gak yakin-yakin banget, teman kita yang satu ini mungkin bisa dengan lebih baik menjelaskannya, karena setahu saya dia nongkrongnya di lab ekologi.

Intinya gini, semuanya seharusnya ada dalam keseimbangan. Kalo sampe jumlah nyamuk koq begitu dahsyatnya, sementara cicak cicak di dinding diam diam merayap koq jumlahnya cuman sedikit, ini pasti ada yang tak seimbang. Tentunya yang bisa disalahkan hanya satu, yaitu kamu (& teman2mu). Manusia. Alasannya? Rasanya tak perlu disebutkan. Namun, saya teringat dengan signature emailnya Om Adhi Nugraha yang mengutip sebuah dalil : telah nampak kerusakan di laut dan di darat disebabkan karena perbuatan manusia. Nah .. kan ? Manusia kan ?? Oh iya, ini kupipes dari signaturenya beliau <kupipes>dzoharol fasaada fil barri wal bahri bimaa kasabat aidinnaasi iyudziiqohun ba’dhalladzii ‘amilu a’allahum yarji’uun (ar-ruum:41) </kupipes>

Hikmah nyamuk
Setidaknya dengan adanya nyamuk ini, buanyaaaakkkkkkk sekali hikmahnya. Betapa banyak manusia yang gak nganggur karena dapat kerjaan di pabrik, betapa banyak rumah sakit gak sepi dari pasien karena adanya DB. Ujung-ujungnya secara agregat hal ini akan meningkatkan pembangunan nasional, karena uang berputar terus. Akhir November 2005 anak yang keren dan ganteng ini *narsis* pernah masuk rumah sakit PMI Bogor hanya gara-gara suspect DB, baru dugaan yang ternyata tak terbukti. Namun terus terang gak nyesel-nyesel banget masuk rumah sakit. Why? Karena ternyata banyak pengalaman yang kita dapat di sana. Namun (sekali lagi), untuk masuk ke sana lagi sebagai pasien saya terus terang OGAH.

Sebagai penutup, mari kita simak bersama apa yang saya kutip dari Al-Qur?an berikut ini: Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhannya, tetapi mereka yang kafir mengatakan :?Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?? Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan oleh Allah dan dengan perumpamaan itu banyak pula orang-orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan dengannya kecuali orang-orang yang fasik (QS 2:26).

Selamat beraktivitas!!!!

*iniharusnyadipublishhariJumat*

50 thoughts on “Ganasnya Nyamuk IbuKota

  1. @ cahyo : hehehe, adanya kipas angin

    @ balibul : bukane awakmu Bal, sing lulusan assiroj

    @ gita : halah, dirimu juga pagi2 belum mandi, mau pergi gak mandi dulu

    @ iqbalibul : mosok?

  2. apa di arab ada nyamuk? ketoke ndak pernah ada riwayat mengisahkan nyamuk ya?😀

    gak tahu mas🙂 … belum banyak baca kitab dan belum pernah ke arab … tapi di qur’an ada tuh nyatanya

  3. …waktu nyamuknya tidak menusuk kulitku yang lembut dan menawan ini…

    hehehehe… lagi narsis ya mas ?😛

    ..dua jenis nyamuk, yaitu nyamuk siang dan nyamuk malam…

    kurang tepat, nyamuk yang bawa penyakit dan nyamuk yang nggak bawa penyakit… *ini juga ngasal*
    *peace*

    hehehehee🙂

  4. Ngomong soal keseimbangan… menurut saya-nya… keseimbangan itu selalu akan tercipta, begitu keseimbangan terganggu maka akan terjadi keseimbangan baru. Itu kalau memang kondisinya seimbang. Jika kesetimbangan terhenti maka mungkin sudah kiamat. Ini konotasi dengan kesetimbangan kimia🙂

    waks ..pak guru kimia sudah bersabda🙂

  5. Kulit Jeruk nyamuk tidak suka,
    Lavender nyamuk tidak suka,
    Bunga geranium nyamuk tidak suka,
    S*ff** Anda suka, Nyamuk tidak suka😀
    Numpang lewat Mas, salam kenal.
    Nice blog!,
    Blog Anda saya add link nya yaa di blog saya.

    Terima kasih atas info dan linknya🙂 sala kenal kembali😀

  6. kemungkinan 99.99% yang ngigit kamu nyamuk ceweknya.
    kemungkinan 99.99% yang ngigit kamu nyamuknya lagi hamil?… (emang nyamuk hamil juga??).
    yaqiin lhaah …
    jarang mandi >

    apa gak kebalik Dik? bukannya elu yg jarang mandi😀

  7. kalo kata si zam kemaren, lebih baik bakar kulit jeruk yg udah dikeringkan. obat nyamuk bakar alami, katanya. tapi aku gak percoyo, hehehe…percoyo gak???

    yen soko Zam, koyoke angel dech🙂

  8. sebenarnya klo nyamuk pas gigit gak terasa gatel dan gak nularin penyakit sih aLe biarin aja deh. paling gak abis 1 liter deh.
    tp karena gatel dan ada yg bawa penyakit,
    maka pas gigit ya CEPLASS!! tanpa ampun😛 *halah*

    hehheehhhehehhe🙂

  9. yes.. komen ke 39…!!!
    FYI, rantai makan detritus itu maksudnya makanan yang dimakan oleh konsumen tingkat 1 adalah berupa partikel organik mati, bahasa kerennya sih begini: detritus is non-living particulate organic material (as opposed to dissolved organic material)
    yah kira2 begitu lah.
    ngomong-ngomong ttg losion nyamuk, hati2 loh… pemakaian berlebihan losion dan obat nyamuk dapat menyebabkan gangguan dalam sistesis pirimidin dalam tubuh. serius ini.. ga nakut2in, hehe..

    akhirnya yang ditunggu2 dateng juga, trims atas infonya😉

  10. Adu duh pada ga benar nih komentar, ucapin makasih kek ama nyamuk … pendapan nasional Indonesia aja bisa meningkat gara2 nyamuk. Ntar krisis ga ada lagi..🙂🙂

    hehehehe🙂

  11. Ping-balik: Kisah setoples kue « Catatan Harian di Kampus Biru?

  12. belum ada yang ngalahin ganasnya Nyamuk Surabaya kok…

    gampang aja kok, ngusirnya…ikutin step2 berikut ini :
    1. Tangkap seekor nyamuk.Ingat:hanya seekor saja!
    2. Preteli semua aksesori nyamuk naas tersebut(termasuk alat paling vitalnya), sisakan sayapnya, boleh yang kanan, boleh yang kiri. Asal nyamuk naas itu uda keliatan muelas
    3. Lepaskan nyamuk tersebut dengan syarat, dan kasih wejangan : “ALu bilang ke temen2 Lu, kalo sampek gangguin gw, nasibnya ngga bakal jauh beda sama Lu”

    silakan mencoba…

  13. kalau pengen usir nyamuk, pake’ batrey aja mas, caranya simpel koq: batereynya diikat pakai tali/benang lalu digantung, ntar kalau nyamuknya dateng yah udah lempar aja… aman khan???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s