Naik Kereta

Sebenarnya sudah lumayan sering naik KRL. Cuman ada beberapa kejadian (yang menurut gw) unik.

1. Tiap pagi (sekitar jam 6) di stasiun Bogor, pengemis-pengemis yang cacat kakinya digendong oleh seseorang dari luar stasiun dan dimasukkan ke gerbong krl.

2. Tuna netra yang biasa nyanyi-nyanyi, bisa dengan baiknya turun dari krl di stasiun Bojong.

3. Seorang ibu, ngesot di lantai gerbong krl, sambil dipandu anaknya. Pura-pura bersihin lantai dengan tangannya, sembari ngemis. Di jidatnya ada warna merah (yang mungkin karena obat merah biasa). Tak seorangpun digerbongku yang memberinya uang. Kupikir dia gak bisa jalan, ternyata … ketika krl berhenti di sebuah stasiun … dengan cepat dia melesat keluar dari kereta (sembari nggendong anaknya) …. dan sesaat sebelah itu, beberapa orang di gerbong tertawa dan senyum-senyum.

Dunia yang penuh sandiwara🙂

9 thoughts on “Naik Kereta

  1. iya mas semakin mengkhawatirkan, di terminal Pasuruan pun ada orang buta yang biasanya kalo nggak dikasih ngomel2 plus pake tarik2 baju segala, bikin resah, seharusnya pemerintah mengamankan juga…
    salam kenal….:-)

  2. hoi..anak IPB jg yaww
    meheheh
    ktmu disni

    wah…
    di kereta mah kumplit dah..
    kek pecel pincuk…ada smua…wakakkaka

    bisa casting jdi artis smua tuh, krn jado beracting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s