KOPMA IPB, Jas Lab dan Jual Beli

Sependek yang saya tahu, kopma merupakan salah satu unit kegiatan mahasiswa. Seingat saya, kegiatan (proyekan) KOPMA lumayan banyak, misalnya saja pengadaan jas almamater, green co yang berada di plaza Grawida, dan kios fotokopi dan rental di asrama TPB. Kopma juga bertarung dengan beberapa perusahaan di tender-tender yang biasa diadakan oleh IPB (ATK, komputer dan lain-lain).

Well, kali ini yang saya soroti adalah mengenai jas lab. Beberapa hal yang menjadi catatan saya:
1. Jas lab tampaknya selalu dipegang oleh Kopma
2. Jas lab tidak menjadi satu paket dengan biaya masuk mahasiswa baru, tidak seperti jas almamater
3. Kopma melakukan penjualan jas lab di Grawida (dalam gedung), saat registrasi mahasiswa baru per wilayah regional.
4. Pada prakteknya, penjualan jas lab dilakukan dengan cara ‘menyita’ KTM sementara mahasiswa baru.
5. Mahasiswa baru masih lugu, dan Kopma IPB memanfaatkan keluguan tersebut.
6. Pertanyaan sekaligus catatan yang penting : sahkah jual beli dengan cara seperti itu?

12 thoughts on “KOPMA IPB, Jas Lab dan Jual Beli

  1. Ping-balik: Kopma IPB, Jas Lab, Mahasiswa Baru, dan Kepedulian terhadap Mahasiswa Baru. : Blogger IPB

  2. Iya ya. Waktu itu ane ditarikin duit 40 rebu pas registrasi. Untung bawa uang tunai.
    Sepertinya akan lebih etis kalo biaya jaslep dan jasalmamater dimasukin ke biaya tahun pertama IPB. Monopolinya lebih berwibawa🙂

  3. Aslm. Saya sebagai ketua Kopma IPb ingin mengklarifikasi hal tersebut. Hal ini ditakutkan akan berdampak buruk terhadap citra Kopma IPB saat ini telah kami bangun. Kondisi Kopma IPB saat ini tentu jauh berbeda dengan tahun2 sebelumnya. tapi Saya memohon maaf apabila pada tahun-tahun sebelumnya telah terjadi beberapa kesalahan. Pada intinya kami membuat Jas Lab hanya memfasilitasi mahasiswa untuk mndapatkan Jas Lab. Coba saja anda berpikir, matrikulasi semua mahasiswa TPB saat ini langsung melakukan praktikum Kimia. atau Kuliar Reguler setelah SPMB, semingu setelah kuliah tentunya akan ada praktikum. Disana kami memfasilitasi semua mahasiswa. Kenapa harus Kopma?
    Anda bayangkan jika ini ditangani dosen atau segelintir pemodal besar. tentunya siapa yang dapat untung? hanya segelintir saja kan?
    kalo Kopma IPB yang membuat, keuntungannya buat siapa? Buat Mahasiswa juga kan? Pertanyaannya,,, mana Idealisme mahasiswa….
    Apakah mau jas Lab ini digarap segelintir orang saja?
    Trus ketika jas lab ini dijual bebas… Akan banyak mahasiswa yang tertipu.. mereka Lugu,, bisa saja pedagang memainkan harga…. Justru dengan Kopma IPB, harga lebih terjangkau karena produksi massal..
    Coba anda Riset harga Jas Lab di Luar Kampus, atau di kampus lain…
    Harga Jas lab Kopma IPB paling murah…

  4. Jas Lab tidak bisa ditenderkan karena Jas Lab tidak masuk komponen biaya pendaftaran masuk IPB sehingga mahasiswa harus membeli ke Kopma IPB.
    kenapa Kopma IPB, hal ini karena pihak rektorat menugaskan Kopma IPB untuk penyediaan Jas Lab. Tentunya dengan pertimbangan bahwa laba dari penyediaan jas lab untuk pengembangan Kopma IPB juga.
    Jika bukan Kopma IPb yang buat, masuk ke kantong pribadi.
    Mungkin jika ada kesalahan panitia, semata-mata kesalahan teknis semata.
    Kopma IPB saat ini telah memperbaiki sistem pembagian Jas Lab.
    Trimakasih
    Bravo Kopma IPB….!!!!
    Say no to Kapitalaism

  5. Saya akan mencoba menjawab beberapa pertanyaan dan mengklarifikasi tulisan pada bloger ini.
    1. Jas lab tampaknya selalu dipegang oleh Kopma
    Bahkan dulunya Jas Almamater oleh Kopma juga. Sekarang Almamater oleh Agrianita. Pertanyaannya, ketika Jas Lab dipegang oleh segelintir orang, siapa yang dapat untung? paing hanya sebagian orang saja lalu keuntungannya masuk kantong deh. kalo Kopma yang pegang? Buat mengembangkan usaha Kopma, lalu buat siapa keuntungannya nanti? Dari Mahasiswa, oleh Mahasiswa, Untuk Mahasiswa.
    Seharusnya berbangga dipegang oleh Kopma. bahkan seharusnya AGRIMART dipegang oleh Kopma IPB. Pembeli Agrimart kan Mahasiswa Astri,, mahasiswa juga. Jadi, dari mahasiswa, oleh IPb, untuk IPB….
    2. Jas lab tidak menjadi satu paket dengan biaya masuk mahasiswa baru, tidak seperti jas almamater
    Tidak bisa disatukan, almamater kan Komponen wajib. Sejarahnya kan dulu sebelum angkatan 42, jas Lab hanya digunakan oleh Jurusan2 yang ada Praktikumnya saja. Dulu kan Anak2 FEM tidak mendapatkan Fisika, Kimia
    3. Kopma melakukan penjualan jas lab di Grawida (dalam gedung), saat registrasi mahasiswa baru per wilayah regional.
    betul, Kami difasilitasi oleh Rektorat. Bahkan ditugaskan oleh rektorat
    4. Pada prakteknya, penjualan jas lab dilakukan dengan cara ‘menyita’ KTM sementara mahasiswa baru.
    Maaf, kami tidak menyita KTM. Kami meminjam KTM untuk mencocokkan data. Ketika tidak menunjukkan KTM, gimana cara mendeteksinya. Kami juga membagikan Jas Alamater juga. Bukan disita, tapi dipinjam sementara pada proses pembagian saja, langsung dikembalikan kok.
    5. Mahasiswa baru masih lugu, dan Kopma IPB memanfaatkan keluguan tersebut.
    maaf, ini pernyataan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan kami memfaslitasi mahasiswa baru. Apakah anda tahu, satu minggu setelah registrasi mahasiswa baru langsung melakukan praktikum? kalo jas Lab dijual dimana saja, siapa yang repot? Mahasiswa baru juga kan?
    Mahasiswa baru memang lugu, lalu bagaimana jika mereka beli diluar harganya diKETOK sama penjualnya? harga jas lab di kopma IPB tergolong terjangkau dibandingkan diluar sana. bahkan dibandingkan kampus lain. Bisa anda Cek…
    Harga Jas Lab di Bogor (Toko Kimia) mencapai 55.000-60.000
    6. Pertanyaan sekaligus catatan yang penting : sahkah jual beli dengan cara seperti itu?
    Sah-sah saja, toh Mahasiswa baru juga membutuhkan itu. Harga yang dijual transparan. kalo ada Cacat bisa dikembalikan. Bahkan harga Ukuran kecil hingga terbesar harganya pukul rata….

  6. Oke fi, sebagai pengimbang antara yang positif dan negatif, aku kasih sedikit komentar. Sejarahnya dulu sebelum sistem mayor-minor(mulai 2005), jas lab hanya jurusan tertentu yang pake, jadi gak digabung dg administrasi awal. Kalo masalah sita KTM, itu cuma untuk mencocokkan data mahasiswa baru untuk pengambilan jas almamater, jas lab tidak pakai itu. Penjualan jas lab disitu untuk memfasilitasi mahasiswa baru, karena pasti nanti mereka membutuhkannya(tidak ada tempat lain yang jual). Empat tahun terlibat di kepanitiaan jas lab-almamater aku selalu menemui mhs baru yang tidak beli jas lab karena alasan sudah punya, dan kita selalu menjelaskan bahwasanya pembelian jas lab tidak wajib.
    Dah jelas bro???

  7. Ada yg harus diluruskan lg sepertinya. Di situ tertulis kalo kopma menangani pengadaan jas almamater. Yg bener, kopma menangani pembagian jas almamater. Yg ngurus pengadaan c tetep rektorat, pemegang proyeknya agrianita…thanx.

  8. Ass.

    Sungguh sayang sekali, kritikan seperti ini harus datang dari orang yang sudah kita semua kenal…
    Jika memang menuntut suatu penjelasan, mengapa harus seperi ini?

    Wsl.

  9. Andrea :
    Ass.
    Sungguh sayang sekali, kritikan seperti ini harus datang dari orang yang sudah kita semua kenal…
    Jika memang menuntut suatu penjelasan, mengapa harus seperi ini?
    Wsl.

    Sori bro
    gw dah beberapa kali ngomong masalah ginian di kost yang lama.
    Berhubung penggede kopma dah ganti dan kejadian ini masih terjadi, gw pikir ini penyakit. Ya gw sentil lewat sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s