Review Publikasi Webometrics Edisi Juli 2012 untuk Institusi Penelitian dan Pengembangan

Hasil Perankingan Webometrics untuk Institusi litbang edisi Juli 2012 sudah diumumkan 2 hari lalu. Untuk susunan urutan ranking web di Indonesia tidak mengalami perubahan yang berarti, mengingat pesertanya sejauh ini ya itu-itu saja. Namun demikian, urutan ranking dunia sejak edisi Juli 2012 sampai dengan Juli 2012 (3 edisi) mengalami tren turun dan naik. Sayangnya hal ini tidak diikuti oleh web tempat saya pernah bekerja dulu di sana (selama ini selalu peringkat 4 Indonesia). Sekedar gambaran sebagai berikut.

LIPI, Balitbang Pertanian dan Litbang Vulkanologi mempunyai ranking dunia cukup bagus pada Juli 2011, menurun pada edisi Januari 2012 (diduga karena perubahan metodologi: hilangnya tools yahoo dan munculnya Schimago; bisa dilihat di sini ulasannya) dan kembali naik peringkatnya pada edisi Juli 2012 sekarang ini.

Well, ada apa ya kali ini?

Kambing hitam pertama biasanya terkait dengan perubahan metodologi dari Lab Cybermetrics yang selalu berubah secara dinamis. Ketika melihat halaman home dari research.webometrics.info (home untuk R n D Webometrics) tidak ada perubahan sama sekali. Parameter yang digunakan masih sama seperti yang lalu, namun demikian ketika membuka halaman http://www.webometrics.info (home untuk Univ Webometrics) ada banyak perubahan di sana, seperti: perubahan terminologi untuk parameter penilaian, perubahan tools dan beberapa perubahan lainnya.

Pertanyaannya, apakah perubahan metodologi ini diaplikasikan juga untuk perankingan institusi litbang? Kalau iya, bisa jadi ada deteksi dari pihak lab Cybermetrics bahwa selama ini banyak file(s) “sampah” yang diupload ke server. File “sampah” yang saya maksud di sini adalah file yang tidak “nyambung” dengan tupoksi dan perankingan. Contoh: file-file lagu-lagu mp3, file dokumen yang tidak semestinya dan lain sebagainya. Meskipun kalau di Indonesia biasanya semua file masih nyambung-nyambung saja dengan kegiatan kantor🙂 .

Tentu saja kambing hitam pertama tidak bisa “disalahkan” begitu saja. Kenapa demikian? Karena kita harus mengingat filosofi awal dari webometrics ini, yaitu bahwa perankingan ini hanyalah efek samping belaka. Keterbukaan informasi, sharing berbagai file dan naskah akademik adalah hal yang utama. Bahwa kemudian terjadi perubahan tools, itu hanyalah untuk mempermudah proses perhitungan secara kuantitatif kinerja kegiatan sehari-hari suatu institusi dengan melihat/bercermin kepada webnya. Bahwa kemudian admin web bisa “mengakali” metodologi perankingan ini, itu adalah masalah lain. Quote yang mungkin mewakili adalah webnya baik, berarti institusinya “baik”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s