Lanjutan Pengalaman dengan BPJS (bahagian kedua)

Lanjutan posting sebelumnya di sini.

Tambahan info

1. Mulai beberapa waktu lalu, untuk daftar BPJS Kesehatan harus 1 Kartu Keluarga seluruhnya. Tidak bisa cuma 1 orang dari sekian banyak baris nama di KK. Repotnya kalo kantor cuma bisa mengcover 1 orang yang jadi pegawai. Ini sih case di kantor saya, dimana pegawai non pns difasilitasi untuk ikut BPJS Kesehatan. Kemarin ada pegawai non pns di kantor saya yang sudah ikut BPJS Kesehatan (didaftarin kantor), lalu mau daftarin istrinya (yang kebetulan cpns), ternyata belum bisa. Usut punya usut karena belum jadi 1 KK.

2. Diskon kalo BPJS keren banget. Kemarin ada tetangga habis lairan SC (sesar) cuma habis < 50 rebu. Dulu waktu Kamil lair (20 Mei 2013) masih pake askes, di nota-nya tertulis 1 juta berapa ratus ribu, kena diskon askes, bayarnya masih kepala 800-an ribu kalo gak salah. Keren ini.

3. Kartu BPJS yang baru saja diregister (registrasi – bayar premi via rekening virtual – lalu cetak kartu) tidak bisa serta merta langsung dipake. Harus nunggu beberapa waktu dulu (detail bisa merefer ke web resminya ya). Nah lho, sangat disarankan untuk segera punya *promo. Apalagi katanya wajib lho ikut BPJS Kesehatan ini.

Salam sehat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s