Melinjo

Melinjo (Gnetum gnemon) adalah salah satu pohon yang menghiasi gerbang kantor kami. Pohonnya menjulang tinggi dengan perawakan mirip pohon cemara (kerucut ke arah atas). Sejauh ini, masih jarang yang mengambil daunnya (untuk sayur) maupun buahnya (untuk direbus terutama), sehingga buahnya yang matang berwarna merah merona tak ada yang mengambil. Dari lantai 2, buahnya yang banyak dan lebat nampak sangat jelas.

Pohon ini sejatinya (seingat saya) adalah peninggalan pemilik tanah sebelumnya (SD Negeri Jetis). Akibat gempa di tahun 2006, SD ini luluh lantak. Ambruk. Sayang sekali saya tak punya tangkapan google maps di 2006 sesaat setelah gempa untuk kawasan ini. Waktu berlalu, tanah kemudian dikelola oleh kantor kami dengan didirikannya kantor UPT BalitbangKP pada penghujung 2012.

Kembali ke melinjo, ini menyangkut dengan produk akhirnya yang berupa emping. Nikmat, renyah, dengan rasa gurih (beberapa pengolah ada yang memberi rasa manis untuk empingnya). Sayang, saya tidak boleh menikmatinya terlalu banyak. Asam urat kata kuncinya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s