Pola Manajemen Mikro

Istilah manajemen mikro baru saya kenal sekitar 2 bulan ini. Sejak muncul kewajiban untuk menyampaikan laporan mingguan di internal kantor. Ada sebagian rekan yang kurang sependapat dengan hal ini, yang disebutnya sebagai manajemen mikro untuk style/metode pengelolaan di internal kantor. Saya sendiri terus terang belum mendapatkan referensi lebih dalam tentang gaya kepemimpinan atau gaya pengelolaan yang disebut manajemen mikro ini. Jadi belum tahu betul, apakah istilah yang disampaikan oleh ybs betul atau tidak. Manajemen yang saya kenal mentok di POAC (Planning, Organizing, Actuating, & Controlling) yang dulu diajari oleh mendiang Pak Sunatmo (dosen FPIK IPB). Saat dulu menghandel unit kecil kepegawaian di kantor Bantul, saya sempatkan juga membaca-baca buku Manajemen SDM, buku hadiah dari mendiang pak Sjafrie (ronawajah.wordpress.com – dosen FEM IPB). Sedikit banyak lumayan membantu untuk mengenal karakteristik orang/pegawai, mengelola konflik (yang muncul di lingkungan kantor), dsb.

Sejatinya, laporan dalam bentuk apapun merupakan suatu kewajiban dari pelaksanaan tugas-tugas kedinasan. Cuma sejauh ini kami paling singkat mengenal laporan rutin 2 mingguan ke pusat berupa laporan DA, yang itupun (kalau nggak keliru) bisa diambil dari aplikasi yang mandatori. Gebrakan yang dibuat oleh bapak Ancol 1 menyebabkan “kenyamanan” harus diubah🙂

Pertengahan pekan lalu saya sempatkan silaturahmi ke kantor Karantina Maguwo. Diskusi dengan pak kepala di sana membuat saya sedikit bersyukur. Pelaporan di kantor beliau sudah sampai pada level laporan harian. Beliau sendiri sering menyampaikan laporan saat shubuh. *jempoll

Pola ini kemudian mengingatkan saya akan 2 hal. Pertama saat dulu masih mburuh di Pejaten (Jakarta), dimana kami sebagai karyawan diminta untuk membuat laporan dari jam ke jam, dari menit ke menit tugas yang dilaksanakan, (mungkin sama HRD-nya) dicocokkan dengan lokasi project yang dikerjakan, dicocokkan dengan jam tayang/login di aplikasi opis, dicocokkan dengan hasil nggesek pintu presensi, dst. Kedua saya jadi ingat di kurun waktu 2014 ada kewajiban untuk mengisi logbook harian di kantor saat ini, cuma ya wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s