Banyak dan Sering

Saat duduk terkantuk-kantuk menunggu lepas landas di dalam pesawat ahad lalu, terdengar suara pramugari (masih manual) memperagakan standar prosedur keselamatan penerbangan. Entah untuk yang keberapa saya mendengar dalam hidup saya. Hal yang serupa akhir-akhir ini juga dijumpai di kereta api dan krl. Bedanya, karena kereta api dan krl berhenti di banyak stasiun, maka pengumuman / informasi prosedur keselamatan disampaikan di stasiun keberangkatan awal saja.

Sering mendengar, sering diinformasikan, mungkin agar di alam bawah sadar penumpang secara otomatis ingat jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Katanya, untuk membentuk kultur, minimal harus dirutinkan sampai jumlah waktu tertentu, dst. Ini juga mengingatkan saya akan salah satu idiom keramat di kampus fpik IPB, yaitu Banyak dan Sering. Idiom ini muncul di area lab Model dan Simulasi (mk. Statistika Dasar, Perancangan Percobaan, Dasar-dasar Pengolahan Data Perikanan). Banyak = kuantitas, Sering = frekuensi.

Bravo banyak dan sering!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s