Mengasah Pisau

nhcoqsgfhkKala mengasah pisau dapur di rumah kemarin, saya terkenang akan sosok mbah kakung, satu dari sekian banyak orang yang mewarnai hidup saya. Dari beliau, saya belajar cara mengasah sabit untuk mencari rumput, sekitar 20 tahun lalu. Sabar mengasah sabit dalam duduk, demi mendapatkan sabit yang tajam. Sabit untuk menyabit segenggam demi segenggam, sampai terkumpul satu keranjang.

Jam pulang sekolah siswa-siswa MTs Darul Hikmah tiba (13.00 WIB), saat itulah waktu mengasah sabit dimulai, hingga tiba waktu pukul dua siang, untuk segera berlalu ke sawah mencari rumput untuk calon hewan-hewan ternak keluarga kami. Jam 16.00 kembali ke rumah, saat adzan ashar biasa dikumandangkan di kampung kami, sambil membawa sekeranjang penuh rumput.

Well, hampir 3 tahun lalu, mbah kakung berpulang. Allahummaghfirlahu, warhamhu, wa afiihi wa’fuanhu.

*gambar diambil dari laman http://rona.metrotvnews.com/read/2015/12/14/200811/tips-mengasah-pisau-sendiri-di-rumah
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s