Konten Positif

Bertahun lampau, jaman para blogger masih pada aktif, ada sebuah idiom internet sehat dan konten positif. Saat itu, hoaxes juga bertebaran tapi dengan mudah dibantah dan dicari kebenaran atau fakta sesungguhnya. Internet alias dumay rasanya masih bisa dibedakan dengan jelas mana web berita, mana web gosip, mana web esek2, mana web tempat dunlut pilem. Youtube pun belum terisi vlog dan tercemar berita2 yang isinya potongan dan dubbing-an mesin.

Belakangan ini, ekses dari pemilihan ketua kelas, semua hal di internet tercampur aduk. Web2 kepercayaan dengan type 2.0, web media terpercaya sebagian terisi hoax dan fitnah. Sehingga menyebabkan keraguan untuk melanjutkan berlangganan melalui media RSS dan kawan-kawannya.

Konten positif (versi saya) makin sedikit, dan saya tak jua ikut berkontribusi. Padahal katanya blogger.

Anything happened in my life, what’s going on around, my thoughts will be blogged *ceunah.

Akhirnya dengan modal satu dua poto, saya upayakan kembali posting artikel. Gak muluk-muluk. Sekedar demi bercerita apa yang terjadi di balik sebuah poto, dan juga misi kembali berlatih menulis.
*kali ini tanpa poto

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s